Sponsors Link

Mengatasi Anak Mengigau Karena Demam yang Benar

Sponsors Link

Demam panas, seperti telah diketahui mengacu kepada suhu badan yang tinggi di atas rata-rata atau pada anak suhu badannya mencapai lebih dari 37,5 derajat celcius. Demam sendiri dapat terjadi karena adanya infeksi atau demam infeksi atau demam non infeksi. Demam yang mencapai suhu tinggi biasanya disebabkan karena infeksi, baik ciri-ciri-ciri demam virus pada orang dewasa atau bakteri atau demam infeksi karena jamur.

ads

Demam tinggi pada anak dapat mengakibatkan berbagai hal di luar penyakit itu sendiri, seperti kejang demam dan mengigau. Keduanya sulit diprediksi, karena tergantung pada daya tahan tubuh anak masing-masing. Ada anak yang suhu demam mencapai 40 derajat celcius tidak terjadi apapun, sementara anak lain suhu badannya baru meningkat sedikit sudah kejang demam, mengigau, atau halusinasi saat demam tinggi.

Oleh karena itu, mengatasi anak mengigau karena demam perlu diketahui. Yang dimaksud mengatasi di sini adalah upaya mencegah dan mengurangi atau menghentikan anak mengigau saat demam. Upaya mengatasi tersebut sebagian besar hampir sama dengan cara mengatasi demam panas itu sendiri.

1. Kpmpres Penurun Panas

Kompres penurun panas dengan air hangat bukan air dingin akan membuat tubuh anak yang demam merasa lebih nyaman. Anak akan tidur lebih nyenyak. Kompres diganti setiap 15 menit sekali akan membuat suhu badan turun secara perlahan. Jika Anda ingin lebih praktis, maka menggunakan plester kompres demam untuk anak mempunyai efek yang hampir sama dengan kompres air hangat.

2. Banyak Minum Air Putih

Anak yang demam akan banyak kehilangan cairan dalam tubuhnya, apalagi jika demam anak 38 derajat celcius atau lebih. Minum air putih atau konsumsi makanan yang banyak mengandung cairan akan menggantikan banyaknya cairan yang hilang. Selain itu, kehilangan cairan tubuh dalam otak akan membuat fungsinya terganggu, suhu badan semakin panas, dan kemungkinan mengigau dalam tidurnya semakin besar.

3. Ruangan yang Nyaman

Jika anak sakit, buat ruangan tempat istirahatnya nyaman. Jaga agar suhu ruangan tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Berarti Anda harus mengatur kipas angin dan pendingin ruangan yang digunakan. Selain itu, jangan berikan anak pakaian dan selimut tebal. Hal ini akan membuat suhu badan anak semakin tinggi. Suhu badan yang semakin tinggi akan membuat kemungkinan tidurnya terganggu.

4. Obat Penurun Panas Badan

Obat penurun panas badan apotik, seperti Sanmol menjadi alternatif penurun panas yang paling cepat. Perhatikan dosis pemberian yang tepat pada anak. Obat jenis Acetaminophen dapat diberikan pada anak 4 sampai 6 jam sekali jika panas anak tidak turun setelah minum obat dengan waktu tidak boleh lebih dari tiga hari berturut-turut.

5. Memberi Rasa Nyaman

Anak yang sakit cenderung lebih rewel daripada biasa. Memberikan anak rasa nyaman akan membuat tidurnya juga lebih nyaman. Peluklah anak jika sedang tidur atau untuk anak yang lebih kecil dapat digendong. Rasa aman akan mengatasi anak mengigau saat demam. Mimpi buruk yang dialami saat demam juga akan hilang karena anak merasa dilindungi.

6. Tetap Memberi Konsumsi Makanan Bergizi

Selama anak sakit, nafsu makan akan menurun. Namun, tetaplah berikan makanan bergizi yang lebih lunak agar mudah dicerna. Konsumsi makanan bergizi akan meningkatkan daya tahan tubuh anak melawan penyakit. Makanan akan menghasilkan energi yang lebih. Perhatikan untuk tetap menghindari makanan penyebab demam tinggi , seperti makanan mengandung gula. Buah penurun panas dan pusing pada anak, pisang, akan membuat tidur anak lebih nyaman. 

Sponsors Link

7. Mengetahui Penyebab Demam

Orang tua hendaknya mengetahui ciri-ciri jenis demam. Demam yang kemungkinan menyebabkan panas tinggi seperti demam tifus atau demam thypoid, gejala demam berdarah pada anak, demam akibat radang tenggorokan, demam malaria, demam infeksi saluran kemih, dan sebagainya mempunyai gejala demam yang berbeda. Dengan mengetahui penyebab demam, orangtua akan lebih waspada dan akan dapat lebih mengantisipasi penanganan demam sebelum anak mengigau saat demam.

8. Tetap Tenang

Bagian terakhir dari cara mengatasi anak mengigau saat demam adalah orang tua dan pengasuh tetap tenang. Ketenangan akan memudahkan Anda untuk mengambil langkah selanjutnya yang tepat.

Sekian cara mengatasi anak mengigau karena demam. Anak harus tetap dibawa ke dokter jika mengigau terus menerus akibat demam berkepanjangan pada anak, kesadaran semakin menurun, dan keluar bintik merah setelah demam pada anak.

Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan