Sponsors Link

3 Obat Demam Untuk Ibu Menyusui Serta Kriterianya

Sponsors Link

Demam panas dan atau demam gigil bila menyerang siapa saja dan tidak tentu waktunya. Termasuk dapat menyerang ibu yang menyusui. Dengan kondisi fisiologis yang berbeda dengan orang dewasa biasa, ibu hamil dan ibu menyusui dapat dengan mudah terserang infeksi. Meskipun dapat dikatakan bahwa demam yang diderita adalah jenis demam biasa, seperti demam batuk pilek, atau demam flu atau demam selesma atau demam akibat radang tenggorokan.

ads

Kesulitannya, dengan kondisi ibu menyusui, tidak bisa meminum sembarang obat tanpa resep dokter, karena apa yang dikonsumsi Ibu dapat berpengaruh pada bayi. Obat demam bagaimana yang aman untuk ibu menyusui dan bayinya? Ini dia kriteria syarat obat aman untuk ibu menyusui.

  1. Obat Bayi

Kandungan obat yang diminum oleh ibu menyusui adalah obat yang biasa diresepkan untuk bayi. Jadi, meskipun nantinya obat penurun panas badan akan terserap masuk dalam ASI, obat tersebut aman untuk bayi, Jenis obat yang termasuk golongan ini contohnya adalah Pseudoforin dan Paracetamol.

  1. Obat Sedikit Terserap

Tidak semua obat akan dapat diserap banyak ke dalam ASI dan dapat terminum atau dikonsumsi bayi secara tidak langsung. Jenis obat ini umumnya adalah obat-obatan dengan efek lokal. Hanya untuk bagian tubuh tertentu. Sehingga tidak masuk dan terserap ASI. Contoh obat yang demikian adalah Sukkaifrat dan Antasida untuk obat lambung.

  1. Obat dengan Ukuran Partikel Besar

Ukuran partikel besar bukan berarti obat atau tabletnya besar. Jika obat dimasukkan dalam tubuh dan sudah dicerna, ukurannya tidak dapat diserap dan ikut masuk ke dalam ASI. Contoh obat jenis ini adalah Insulin yang biasa dipakai oleh ibu penderita diabetes, heparin, dan interferon.

  1. Tidak Menghambat ASI

Terakhir, kriteria obat aman adalah tidak menghambat keluarnya ASI atau istilah umum adalah membuat ASI menjadi kering. Bila Anda meminum obat dan ASi tidak keluar maka hentikanlah pemakaiannya dan konsultasi dengan dokter untuk obat selanjutnya.

Petunjuk di atas digunakan jika Ibu menyusui ingin meminum obat yang dijual bebas untuk meringankan gejala penyakitnya. Namun, akan lebih aman jika Ibu langsung datang ke dokter untuk berkonsultasi. Atau bila tidak mau cukup dengan cara alami meredakan demam atau obat demam untuk ibu menyusui yang alami misalnya dengan :

Jika dengan cara alami Ibu masih merasa gejala demam belum turun dan tetap ingin mencoba obat medis maka dapat mencoba obat jenis berikut :

  1. Acetaminophen

Golongan obat acetaminophen termasuk yang direkomendasikan paling aman bagi ibu menyusui. Obat jenis ini paling banyak dijual bebas dengan berbagai merk. Sanmol salah satunya. Obat yang dibuat dengan berbagai bentuk dan dosis dan sudah disesuaikan dengan usia dan berat badan pengguna.

Dalam obat penurun panas, acetaminophen yang paling umum ditemukan dalam bentuk Paracetamol. Obat ini sangat ampuh untuk menurunkan panas dan mengatasi demam disertai sakit kepala.

Sponsors Link

Cara kerja obat adalah dengan menekan produksi prostaglandin, sejenis senyawa yang memicu rasa sakit. Jika ibu mengalami demam flu hebat, maka obat batuk yang mengandung Kodein dan Ambroxol direkomendasikan.

  1. Ibuprofen

Ibuprofen juga merupakan obat yang direkomendasikan oleh badan kesehatan dunia untuk ibu menyusui. Perbedaannya dengan acetaminophen, ibuprofen adalah golongan NSAID (nonsteridal anti-infammatory drug). Berarti jenis obat ibuprofen selian menurunkan demam juga membantu mengatasi peradangan, demam sakit kepala, pegal, dan demam saat sakit gigi yang tidak bisa diatasi dengan paracetamol.

  1. Ketoprofen

Ketoprofen mempunyai fungsi yang sama dengan Ibuprofen dan tergolong NSAID dengan dosis yang lebih besar. Meskipun masih tergolong aman menurut WHO, obat jenis ini tidak dijual bebas. Hanya bisa dikonsumsi dengan resep dokter untuk kehati-hatian.

Demikian obat demam untuk ibu menyusui. Artikel ini hanya sebagai pengetahuan. Jika ibu menyusui sakit, sangat dianjurkan untuk ke dokter. Jangan lupa, jaga bayi dari penularan penyakit yang diderita ibu, misalnya degan mengurangi kontak langsung atau ibu sebaiknya menggunakan masker. Perhatikan pula gejala panas yang diderita apakan termasuk gejala demam biasa. Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan