Sponsors Link

15 Cara Mengatasi Demam Pada Bayi Secara Tradisional Paling Ampuh

Sponsors Link

Demam merupakan sebuah kondisi yang biasanya akan ditandai dengan kenaikan suhu tubuh berbeda dari suhu normal tubuh biasanya. Peningkatan suhu ini biasanya dipengaruhi beberapa hal. Salah satunya yang paling sering terjadi adalah karena adanya peningkatan molekul-molekul kecil yang terdapat didalam tubuh. Molekul yang dinamakan  pirogen ini diyakini sebagai salah satu pemicu suhu tubuh yang terus meningkat.

ads

Penyebab Demam Pada Bayi

Demam pada bayi biasanya merupakan reaksi yang sangat baik saat terkena infeksi. Karena proses ini menandakan bahwa sistem imun tubuh pada bayi sedang bekerja dengan baik. Yang membuatnya mengirimkan sinyal panas dari otak. Selain itu, demam juga biasanya menandakan bahwa tubuh diserang bakteri, virus atau sumber penyakit infeksi yang masuk kedalam tubuh. Tapi para orang tua biasanya khawatir saat bayimengalami demam karena bisa mejadi pertanda jika anak sedang sakit. Biasanya panas terasa pada saat malam hari atau ketika anak baru bangun tidur. Berikut cara mengatasi demam pada anak bayi dengan cara tradisional.

Baca juga:

1. Memberikan Asi

Memberikan ASI pada bayi sesering mungkin, bisa menjadi salah satu cara menurunkan demam. Ini dikarenakan kandungan ASI mengandungi zat yang bisa menggurangi peningkatan suhu badan. Dengan memperbanyak asupan cairan buat bayi bisa membantu mencegah bayi mengalami dehidrasi. Misalnya dengan memberikan bayi air putih yang cukup, bisa juga memberikannya sari buah, maupun makanan lainnya yang berbentuk cair. Buat bayi di bawah 1 bulan, sebaiknya kalian hanya perlu menyusui ASI yang cukup.

2. Mendekap Bayi

Selain itu kalian juga bisa mendekap bayi, karena dengan memberikannya dekapan dari anda ini bisa meningkatkan zat antinyeri yang akan menurunkan rasa sakit pada bayi.

3. Berikan Baju Yang Tidak Terlalu Tebal

Saat bayi kalian mengalami demam, jangan pernah memakai bedong maupun selimbut tebal. Yang perlu kalian lakukan adalah memberikan baju yang mudah menyerap keringat pada bayi kalian.

Baca juga:

4. Mengompres Dengan Air Hangat

Cara Mengatasi Demam Pada Bayi Setelah Imunisasi Selain itu kalian juga bisa mengompres memakai air hangat buat bayi kalian yang terkena demam. Ini juga akan menurunkan resiko kejang-kejang daripada mengompresnya menggunakan air dingin.

5. Memberikan Pijatan

Tak hanya itu saja, kalian juga bisa memberikannya pijatan halus yang akan membuat bayi merasa nyaman. Pijatan ini juga akan membantu mengurangi rasa nyeri akibat suntikan imunisasi.

Sponsors Link

6. Pantau Kondisi Bayi 

Biasanya kenaikan suhu badan pada bayi kalian akan meningkat sekitar 38- 40 derajat celcius. Panas badan mereka biasanya akan menurun dengan sendirinya dengan jangka waktu kurang lebih 1-2 hari. Ketika bayi kalian mengalami panas yang melebihi 38 derajat celcius, kalian bisa memberikannya obat penurun panas tentunya yang sesuai dengan anjuran dokter. Bila demam tidak kunjung turun bahkan mempunyai riwayat kejang kalian harus segera berkonsultasi dengan dokter buat memberikan penanganan lebih lanjut.

Baca juga :

7. Jangan Menggunakan Alkohol

Kompres bayi kalian dengan memakai air hangat dengan suhu 30 hingga 32 derajat celcius. Hindari menggunakan air dingin atau alkohol saat kalian mengompres bayi kalian, karena ini justru bisa memicu penyempitan pembuluh darah pada bayi yang justru bisa mengakibatkan suhu panas terperangkap di dalam tubuh bayi kalian. Selain itu, dengan memakai alkohol jugs bisa meningkatkan resiko terjadinya keracunan jika kandungan alkohol terserap ke kulit bayi.

ads

8. Memberikan Makanan Bertekstrur Lembut

Tak hanya itu, kalian juga bisa memberikan makanan bayi yang bertekstur lembut serta rendah serat . Tapi kalian harus tetap memperhatikan gizi agar seimbang, ini untuk memperkuat daya tahan pada tubuh bayi. Kalian bisa memberikan makanan lain seperti biskuit, roti, sereal, atau bubur. Hindari memberikan makanan yang pedas pada bayi yang mengalami demam.

9. Bawang putih

Selain bermanfaat sebagai bumbu dapur, bawang putih juga bermanfaat menurunkan demam. Ini dikarenakan bawang putih mengandung antibakteri serta antivirus, untuk membuanya pun mudah pertama siapkan 1 siung bawang putih yang sudah kalian cuci dengan air. Kemudian iris tipis-tipis dan tambahkan madu secukupnya llau konsumsi ramuan ini secara perlahan. Efek samping setelah mengomsumsi ini adalah rasa panas yang timbul pada perut kalian

10. Bawang merah

Tentu kalian sering mendengar jika bawang merah sangat ampuh menurunkan demam pada bayi. Ini dikarenakan bawang merah mengandung nutrisi yang cukup kompleks, seperti vitamin C. Untuk membuat ramuan ini pertama 1 siung bawang merah yang sudah dicuci. Kemudian haluskan dalam blender  lalu balurkan di dahi atau pada telapak kaki. Biasanya demam akan turun seketika itu juga.

Baca juga:

11. Istirahat Yang Cukup

Cara Mengatasi Demam Pada Bayi dengan cara tradisional adalah jangan lupa untuk memastikan bayi kalian mendapatkan istirahat yang cukup. Hal ini agar bayi bisa beristirahat dan tidak terus rewel atau menangis karena merasa tidak nyaman dengan demam serta nyeri akibat imunisasi.

12. Perhatikan Suhu Ruangan

Jangan lupa untuk menidurkan atau membaringkan bayi kalian di suhu ruangan yang nyaman. Seperti didalam kamar yang tidak terlalu panas atau terlalu dingin, karena suhu ruangan yang nyaman akan mempengaruhi kualitas tidur bayi kalian.

13. Memandikan Bayi Dengan Air Hangat

Jika kalian ingin memandikan bayi kalian yang mengalami demam, mandikanlah dengan menggunakan air hangat. Jangan lupa untuk memastikan air yang digunakan tidak terlalu panas buat kulit bayi. Mandi air hangat ini akan membuat bayi menghirup udara hangat yang bisa membantu  melancarkan pernapasannya. Selain itu dengan mandi menggunakan air hangat akan membuat tubuh bayi kalian menjadi rileks. Baca juga : Cara Menurunkan Demam Anak

14. Madu

Apabila bayi kalian sedang mengalami demam, kalian bisa memberikannya madu yang dicampurkan dengan air hangat. Ini karena madu mengandung zat antibakteri, antijamur, antiseptik dan juga vitamin C yang akan  meningkatkan imunitas tubuh kalian. Selain itu madu juga akan membantu mengembalikan kebugaran kalian.

15. Jangan Menutupi Tubuh Anak dengan Selimut

Biasanya pada saat bayi demam, akan merasa kedingin. Jika sudah begini, jangan  pernah memberikannya selimut yang tebal. Karena justru akan menyebabkan suhu panas akan bertahan didalam tubuh. Sehingga aktivitas melawan sumber infeksi akan berjalan tidak baik. Jadi, pakailah kain yang tipis sebagai selimut untuk menutup tubuh bayi.

Baca juga:

Sponsors Link

16. Berikan Minuman

Demam bisa mengakibatkan bayikalian mengalami dehidrasi. Buat mengatasi resiko ini, jangan lupa untuk memberikan banyak cairan pada anak. Kalian bisa memberikan air putih, susu formula bahkan ASI pada bayi yang demam. Cairan ini selain akan membantu melawan infeksi serta menyerang bakteri juga akan membantu mengatasi penyebab infeksi lainnya.

17. Biarkan Anak Keluar Kamar

Jika bayi kalian mengalami demam maka kalian tidak harus membuatnya diam di dalam kamar. Kalian bisa sesekali mengajak bayi menghirup udara segar di halaman luar. Jika tidak kalian juga bisa mengajak bayi kalian duduk di ruang tamu.

15. Kompres atau Semprot dengan Air

Kalian juga bisa menurunkan demam dengan menyemprotkan tubuh bayi kalian dengan botol spray kecil maupun dikompres. Karena air yang bercampur dengan keringat dapat membantu menurunkan demam. Kalian hanya perlu mengisi botol spray dengan air dingin. Atau kalian bisa mencelupkan sebentar spons kedalam air dingin kemudian letakanlah pada dahi atau kaki. Ulangi langkah ini sampai suhu tubuh bayi kalian mulai turun.

Tentu bayi yang mengalami demam biasanya akan rewel karena merasa tidak nyaman, jika sudah demikian akan lebih baik jika orangtua tidan panik. Kaian juga harus memantau terus demam pada anak, jika tidak kunjung sembuh setelah memakai cara tradisional. Sangat disarankan untuk segera dibawa ke dokter, jangan pernah biarkan suhu tubuh bayi sangat tinggi karena bisa menyebabkan kejang pada bayi.

Baca juga:

Sponsors Link
, ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan