Sponsors Link

20 Cara Mengatasi Demam pada Bayi Usia 1 Bulan Super Cepat

Sponsors Link

Suhu tubuh normal bayi adalah 36,6ºC hingga 37ºC. Jika suhu tubuh bayi naik 0,5ºC saja, tubuh bayi akan terasa hangat, namun belum demam. Jika suhu tubuh bayi sudah di kisaran 37,6ºC hingga di atas suhu 38ºC selama hampir 24 jam, maka bayi dapat dikatakan demam. Pada suhu ini, orangtua dapat mengantisipasi untuk menurunkan panas demam bayi.

ads

Bayi berusia satu bulan sebenarnya jarang terkena demam. Namun jika bayi yang berusia satu bulan badannya terasa lebih hangat dan suhu tubuhnya lebih tinggi dari biasanya, orangtua sebaiknya jangan terlalu khawatir selama ia masih mau menyusu dan aktif bergerak. Namun, ada kalanya bayi yang mengalami demam membuat orangtua bingung karena ia belum bisa mengekspresikan rasa sakit, lapar, dan ketidaknyamanan lainnya.

Baca juga:

Demam sendiri merupakan sebuah gejala perlawanan tubuh terhadap infeksi yang dialami oleh bayi. Selain itu, bayi juga bisa mengalami demam setelah ia mendapatkan imunisasi. Sebenarnya, bayi demam yang mengalami demam bisa menjadi pertanda bahwa sistem imun atau sistem kekebalan tubuhnya sedang dibangun dan bekerja dengan baik. Ada cara mengatasi demam pada bayi usia 1 bulan yang dapat dipelajari oleh orangtua untuk membantu menurunkan panas demam bayi yang mudah dilakukan sendiri di rumah. Cara mengatasi demam pada bayi usia 1 bulan ini sebaiknya dilakukan terlebih dahulu sebelum tergesa membawa bayi ke dokter.

1. Ganti baju bayi

Saat bayi terasa demam, gantilah segera bajunya dengan model yang lebih praktis, berbahan tipis, dan nyaman di pakai. Baju bayi berbahan tebal selain membuat bayi tidak nyaman, juga akan memperlambat proses penurunan suhu tubuh bayi karena panas tubuhnya terperangkap dalam kain berbahan tebal.

2. Hindari membedong bayi

Meskipun bayi satu bulan masih sering dibedong oleh sebagian kalangan orangtua, hindari membedong bayi ketika ia mengalami demam. Kain yang membalut bayi terlalu ketat saat ia demam akan memperlambat proses penurunan suhu bayi dan membuat ia merasa kurang nyaman. Maka, lepaskanlah bedong terlebih dahulu saat bayi satu bulan mengalami demam.

3. Selimuti dengan kain tipis

Cara mengatasi demam pada bayi usia 1 bulan selanjutnya adalah menyelimutinya dengan kain yang tipis dan ringan. Jika cuaca di siang hari terasa terlalu panas, sebaiknya bayi hanya diselimuti pada malam hari saja untuk menghindari panas berlebih (overheating) pada bayi.

4. Berikan ASI atau susu formula yang banyak

Sebaik-baiknya makanan dan minuman yang terbaik untuk bayi adalah ASI. Namun, jika orangtua tidak mampu memberikan ASI, maka berikanlah susu formula yang banyak kepada bayi. Pemberian ASI atau susu formula yang banyak kepada bayi dapat menstabilkan suhu tubuhnya ke keadaan normal, membantu proses kekebalan tubuh, dan yang paling penting adalah mencegah dehidrasi pada bayi.

Baca juga:

5. Pastikan sirkulasi udara baik

Orangtua harus memastikan sirkulasi udara tempat bayi beristirahat memiliki sirkulasi udara yang baik. Baik di sini dalam artian tidak terlalu pengap (yang dapat menyebabkan panas berlebih pada bayi) maupun terlalu berangin (yang beresiko menyebabkan kembung dan masuk angin pada bayi). Jika ruangan tempat bayi berbaring terlalu pengap, orangtua dapat memindahkan bayi ke ruangan yang memiliki sirkulasi udara lebih baik.

6. Mengompres bayi

Kompres bayi menggunakan air hangat. Orangtua dapat mengompres bayi menggunakan kain yang lembut, kemudian diletakkan di ubun-ubun bayi, ketiak, lipatan lengan dan kaki. Orangtua juga bisa melepas pakaian bayi, kemudian melap seluruh tubuhnya dengan air hangat dan kain yang lembut. Setelah itu, baluri perut bayi dengan minyak telon dan segera kenakan kembali pakaian bayi agar ia tidak mengalami masuk angin.

Baca juga:

Sponsors Link

7. Jangan gunakan alkohol 

Jangan pernah menggunakan alkohol untuk kompres atau memandikan bayi, karena kulit bayi masih sensitif dan belum memiliki perlindungan yang sempurna di permukaan kulitnya. Alkohol dapat menyerap ke dalam kulit bayi dan dapat menyebabkan resiko keracunan pada bayi.

8. Mandikan dengan air hangat

Memandikan bayi dengan air hangat dapat menjadi terapi untuk menurunkan suhu tubuh bayi di saat demam. pastikan air mandi untuk bayi tidak terlalu panas dan membuat kulit bayi terluka, dan jangan terlalu dingin yang membuat bayi menggigil. Jangan mandikan bayi terlalu lama. Apabila bayi terlihat menggigil saat dimandikan, segera angkat bayi dari tempat memandikan bayi dan oleskan minyak telon dan pakaikan baju padanya.

9. Hindari air dingin untuk kompres dan mandi

Jangan gunakan air dingin ataupun air es untuk mengompres bayi  atau untuk mandi dengan tujuan menurunkan suhunya. Air dingin akan yang dipakai untuk mandi atau mengompres akan memberikan efek kejut pada bayi dan mengirimkan sinyal pada hipotalamus untuk menaikkan suhu tubuh bayi, karena tubuh menganggap suhu lingkungan terlalu dingin untuk bayi dan membahayakan bayi. Akibatnya, demam bayi bisa lebih parah karenanya.

ads

10. Selalu ukur suhu tubuh bayi

Setiap orangtua sebaiknya selalu memiliki termometer di dalam rumahnya. Saat bayi mengalami demam, ukur suhu tubuh bayi secara berkala, misalkan satu jam sekali atau tiga jam sekali untuk memastikan apakah suhu tubuhnya sudah kembali normal atau masih demam. Ukur suhu tubuh bayi melalui mulut, ketiak, telinga, atau anus.

Pengukuran suhu tubuh bayi yang paling tepat adalah melalui anus. Bersihkan termometer yang akan digunakan, oleskan petroleum jelly dan masukkan ujung termometer ke dubur bayi hingga kira-kira 2,5 cm. Tunggu sampai alarmnya termometer berbunyi. Orangtua sebaiknya menghindari penggunaan termometer raksa pada bayi untuk mencegah terjadinya kebocoran termometer dan beresiko mengakibatkan kerusakan jaringan syaraf pada bayi.

11. Pelajari pola demam bayi

Bawa bayi segera ke dokter apabila suhu tubuhnya di atas 38ºC. Kemudian, orangtua juga perlu mengingat-ingat kapan suhu tubuh bayi naik. Apabila demam bayi naik dan turun dalam beberapa hari, sebaiknya orangtua memiliki catatan mengenai suhu tubuh bayi dan waktu naik turunnya untuk dikonsultasikan kepada dokter agar dapat disimpulkan penyebab demamnya dan diberikan diagnosis serta penanganan yang tepat.

Baca juga:

12. Menggendong dengan metode kanguru

Orangtua dapat menggendong bayi dengan metode kanguru, atau dengan cara mendekap bayi di tubuh orangtua bagian depan, tepatnya di bagian dada. Detak jantung orangtua terutama ibu akan menenangkan bayi dan memberikan rasa hangat. Saat mendekap bayi, usahakan ada kontak kulit antara bayi dengan yang menggendong. Telanjangkan bayi dan dekaplah bayi di dada orangtua untuk memberikan ketenangan dalam pelukan. Metode ini hanya cocok untuk bayi dengan demam ringan. Jika demamnya tinggi, bawalah bayi ke dokter.

13. Jangan terburu memberikan obat penurun panas

Jika suhu tubuh bayi terasa hangat dan berada di kisaran suhu sedikit di atas suhu normal, jangan terburu memberinya obat penurun panas. Bayi lebih baik diberikan minum ASI atau susu formula yang banyak sebelum diberikan obat apapun. Untuk bayi yang berusia kurang dari dua bulan, sebaiknya pemberian obat apapun harus berdasarkan saran dari dokter.

14. Berikan obat penurun panas dalam bentuk drops

Jika bayi sudah pernah dibawa ke klinik dan diberikan obat dari dokter, orangtua dapat memberikannya obat penurun panas yang diberikan dengan pipet takar untuk bayi atau biasa disebut drops. Pemberian obat untuk bayi usia satu bulan harus selalu dengan saran dokter. Orangtua juag harus berhati-hai saat memberikan obat penurun panas untuk bayi, karena dosis obat untuk bayi diukur berdasarkan berat badannya. Orangtua dapat menelepon dokter untuk mengkonsultasikan perihal pemberian obat terlebih dahulu.

Baca juga:

15. Jangan ukur suhu tubuh setelah mandi

Saat bayi baru saja selesai mandi, suhu tubuhnya kemungkinan akan berubah dari suhu pada saat ia demam. Sebaiknya, tunggu beberapa saat usai bayi dimandikan dan dipakaian baju. Setelah itu, barulah ukur kembali suhu tubuh bayi.

16. Pastikan bayi beristirahat lebih lama

Agar suhu tubuh bayi bisa segera kembail normal, pastikan bayi beristirahat lebih lama dari biasanya. Namun, bayi yang mengalami demam seringkali merasa tidak nyaman. Oleh karena itu, orangtua perlu memastikan kenyamanan bayi dengan tetap memberinya ASI, mengganti popoknya apabila ia mengompol, dan mendekap bayi dengan lembut agar mudah tertidur. Istirahat yang cukup akan membantu bayi membangun sistem pertahanan tubuh yang lebih baik.

17. Selalu menemani bayi

Selalu dekap bayi saat ia demam, agar bayi merasa tenang dan nyaman. Apabila bayi sudah tertidur, orangtua dapat meletakkan bayi di tempat tidurnya dan selimuti dengan selimut yang tipis apabila diperlukan. Hindari ruangan yang terlalu pengap atau berangin agar kondisinya tidak menjadi lebih buruk. Orangtua senantiasa mengawasi dan menemani bayi sambil mengamati kondisinya.

Baca juga:

Sponsors Link

18. Usapkan minyak telon

Usapkan minyak telon ke seluruh tubuh bayi, terutama setelah ia mandi air hangat atau dilap dengan waslap. Pemberian minyak telon amat baik untuk menjaga tubuhnya tetap hangat. Untuk bayi di usia satu tahun, sebaiknya hindari pemberian irisan bawang merah meskipun bawang merah termasuk bahan alami, karena kulit bayi satu bulan masih amat sensitif.

Baca juga:

19. Memberikan pijatan

Pijatan lembut pada kulit bayi dapat membantu bayi beristirahat dengan nyaman dan membantu otot-otot tubuhnya lebih rileks. Berikan pijatan pada bayi setelah tubuhnya dibaluri minyak telon sambil bercakap-cakap dengan bayi agar ia lebih tenang.

Baca juga:

20. Bawa ke dokter

Meskipun demam pertanda baik, namun orangtua memang memiliki kewaspadaan lebih tinggi jika demam terjadi pada bayi di usia satu bulan. Selain perawatan sendiri, orangtua perlu membawa bayi ke dokter jika ditemukan tanda-tanda:

  • suhu tubuh bayi satu bulan sudah mencapai suhu di atas 38ºC.
  • memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti menangis tanpa air mata, frekuensi buang air kecil yang berkurang, air seni yang terlihat pekat, serta mulut dan bibir yang terlihat kering.
  • bayi mengalami sesak napas
  • tidak dapat ditenangkan, rewel, dan menangis terus-menerus
  • tubuh bayi lemas dan tertidur lama, sulit dibangunkan
  • demam disertai dengan muntah dan diare
  • munculnya ruam pada kulit bayi
  • kejang

Berikut adalah penjelasan tentang Cara Mengatasi Demam pada Bayi Usia 1 Bulan yang paling ampuh dan sudah banyak yang mencoba dengan hasil yang sangat terbukti tanpa harus merawat anak ke rumah sakit. Wajib anda coba agar anda bisa mengatasi demam buah hati anda dengan cepat dan tepat.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan