Sponsors Link

20 Cara Menurunkan Panas pada Anak Usia 3 Tahun dengan Tepat

Sponsors Link

Demam pada anak adalah peristiwa perubahan suhu tubuh anak dari suhu tubuh normal menjadi lebih tinggi. Ada berbagai penyebab anak demam, namun secara garis besar demam adalah penanda bahwa sistem pertahanan dan kekebalan tubuh anak sedang bekerja dengan baik. Infeksi yang disebabkan oleh virus dan bakteri dilawan oleh sistem imunitas anak, dan otak mengirimkan sinyal panas pada tubuh sebagai tanda sistem imunitas anak sedang bekerja.

ads

Baca juga:

Ada banyak cara menurunkan panas pada anak usia 3 tahun. Umumnya, cara menurunkan panas pada anak usia 3 tahun ini mudah dilakukan karena anak cenderung sudah memahami perintah orangtua dan dapat mengonsumsi makanan yang sama dengan yang dimakan oleh orang dewasa. Cara menurunkan panas pada anak usia 3 tahun adalah sebagai berikut.

1. Mengganti pakaian anak dengan pakaian yang tipis dan nyaman

Saat anak terkena demam, gantilah pakaiannya dengan bahan yang tipis dan nyaman, terutama jika anak habis mandi. Pakaian yang tipis akan membantu anak mengeluarkan panas tubuhnya. Jika anak memakai pakaian yang terlalu tebal, panas tubuhnya justru akan terperangkap di dalam dan membuat anak semakin tidak nyaman.

2. Tidak menyelimuti anak dengan kain yang tebal

Anak yang mengalami panas demam boleh diselimuti, agar tidak menggunakan selimut atau kain yang terlalu tebal. Anak membutuhkan sirkulasi udara yang cukup di permukaan kulitnya agar mudah mengeluarkan panas. Selimut yang terlalu tebal akan membuat anak mengalami overheating atau panas berlebih, dan bisa menyebabkan demamnya bertambah parah.

Baca juga:

3. Mengurangi aktivitas yang melelahkan

Terkadang anak-anak tidak memikirkan sakitnya dan masih terus senang bermain meskipun ia sedang sakit, padahal ia harus banyak beristirahat. Orangtua dapat menyiasatinya dengan cara mengalihkan aktivitas anak bermain di luar rumah dengan menemani anak bermain di dalam rumah dengan permainan yang tidak banyak menguras energinya.

4. Memperbanyak istirahat

Semakin sering dan semakin lama anak beristirahat, maka semakin cepat anak pulih kembali dari panas demamnya. Istirahat yang cukup akan membantu pembangunan sistem pertahanan tubuh anak dengan lebih baik dan melawan penyakit.

Baca juga:

5. Memperbanyak minum

Jagalah anak tetap terhidrasi dengan cara membujuknya untuk banyak minum. Panas demam yang dialami anak akan membuat anak lebih cepat kehilangan cairan tubuh. Maka, anak harus banyak minum air agar ia tidak mengalami dehidrasi. Dehidrasi yang terjadi pada anak maupun dewasa bisa fatal akibatnya, bahkan bisa membuat anak harus rawat inap di rumah sakit dengan dibantu cairan infus. Untuk mencegah hal itu terjadi, perbanyak asupan air minum pada anak saat demam.

Sponsors Link

6. Memandikan anak dengan air hangat

Banyak orangtua yang memilih menghindari anak untuk mandi pada saat mereka demam karena khawatir suhu tubuhnya semakin meningkat. Padahal, mandi amat baik untuk menjaga tubuh anak tetap bersih dari kuman penyakit, apalagi pada saat mereka mengalami panas demam. Selain itu, mandi air hangat juga dapat menjadi terapi bagi anak meredakan demamnya karena air hangat dapat membuka pori-pori tubuh yang membantu anak mengeluarkan panas tubuh berlebihnya, sehingga suhu tubuhnya bisa menurun. Gunakan air yang hangat dan tidak terlalu panas untuk memandikan anak.

Baca juga:

7. Kompres air hangat

Kompres adalah cara yang umum dilakukan orangtua saat anak demam. Namun, masih banyak orangtua yang salah kaprah mengenai kompres demam dengan menggunakan air dingin. Kompres air dingin justru akan mengirimkan sinyal kepada hipotalamus (bagian pada otak yang mengatur panas tubuh), bahwa suhu tubuh sedang rendah. Hipotalamus kemudian akan mengirimkan perintah untuk meningkatkan panas tubuhnya, sehingga demam akan semakin meninggi.

Baca juga:

Kompres yang benar saat anak demam adalah menggunakan air hangat dengan menggunakan kain lembut, lalu ditempelkan di bagian dahi, ketiak, lipatan kaki, atau lipatan tangan. Kompres air dingin digunakan pada untuk meredakan bagian tubuh yang memar karena benturan, bukan untuk panas demam.

ads

8. Menambah asupan nutrisi

Makanan bergizi adalah obat alami bagi tubuh agar anak cepat sembuh dari sakitnya. Jika anak terbiasa makan dengan menu yang “itu-itu saja”, orangtua dapat menambahkan asupan nutrisi dengan cara memberikan makanan 4 sehat 5 sempurna (ditambah susu) agar tubuhnya dapat melawan infeksi akibat virus dan bakteri dengan lebih baik lagi.

9. Menjaga kebersihan lingkungan

Kebersihan lingkungan perlu dijaga oleh orangtua, terlebih pada saat anak sakit. Lingkungan yang kotor akan membawa bibit penyakit dan bisa semakin memperparah keadaan anak. Oleh karena itu, jagalah selalu kebersihan lingkungan anak, mulai dari pakaiannya, alat makannya, tempat tidur, kamar, hingga rumahnya.

10. Mengatur suhu kamar

Aturlah suhu kamar agar kamar anak terasa sejuk dan nyaman bagi si kecil untuk beristirahat. Apabila kamar anak dilengkapi dengan pendingin ruangan, aturlah suhunya di kisaran 20ºC agar anak tidak merasa kepanasan. Namun, jangan terlalu dingin yang mengakibatkan anak menggigil dan justru akan membuat demamnya bertambah tinggi. Jika tidak ada pendingin ruangan atau AC di kamar anak, jendela kamar anak bisa dibuka pada siang hari agar udara segar bisa masuk ke dalam ruangan.

11. Mengatur sirkulasi udara

Sirkulasi udara juga perlu diatur agar tidak terlalu pengap dan panas. Orangtua bisa membuka jendela untuk anak agar udara segar bisa masuk. Namun, jangan sampai anak berada di ruangan yang terlalu berangin karena anak bisa mengalami masuk angin dan perut kembung.

12. Memperbanyak makan buah-buahan

Buah-buahan memiliki banyak kandungan vitamin dan berbagai nutrisi yang amat bermanfaat untuk penyembuhan penyakitnya. Selain kandungannya alami, rasanya juga lezat dan menyegarkan. Orangtua dapat memberikan buah kepada anak dengan memotongnya kecil-kecil sehingga mudah dikonsumsi oleh anak.

Baca juga:

13. Memberikan air kelapa hijau

Air kepala hijau memiliki segudang manfaat yang sudah dikenal sejak dahulu kala. Air kelapa hijau memiliki kandungan berupa cairan elektrolit yang mirip dengan cairan tubuh, sehingga bisa membantu anak terhindar dari dehidrasi. Selain itu, air kelapa hijau juga memiliki kandungan zat tanin yang mengobati radang, bersifat anti racun, dan menurunkan demam.

14. Membalur anak dengan ramuan bawang merah

Ramuan bawang merah bersifat hangat dan bisa membantu menurunkan panas anak. Namun karena bawang merah memiliki aroma yang kuat, anak bisa merasa tidak nyaman karenanya. Padahal kenyamanan untuk beristirahat amat penting saat anak sakit. Orangtua bisa menyiasatinya dengan memberikan ramuan bawang merah dan membalurkannya ke seluruh tubuh anak saat mereka sudah tidur. Cara membuatnya pun amat mudah. Cukup haluskan bawang merah dan campurkan dengan minyak gosok, lalu balurkan ke seluruh tubuh anak. Ampas bawang merah pun dapat diempelkan ke dahi anak sebagai kompres penurun panas.

15. Memberikan sup ayam hangat

Sup ayam yang hangat adalah hidangan yang lezat dan disukai banyak orang. Penelitian yang dilakukan oleh Medical Centre dari University of Nebraska menyebutkan bahwa sup ayam mengandung kandungan anti inflamasi yang amat baik untuk meredakan peradangan yang menyebabkan demam semakin parah. Komposisi sup ayam dengan kandungan ayam, wortel, kentang, bawang, peterseli, dan juga seledri memiliki kandungan nutrisi yang baik dan memberikan efek menenangkan pada tubuh yang sedang tidak sehat.

Baca juga:

Sponsors Link

16. Menghindari minuman berkafein, bersoda, dan makanan asam

Minuman berkafein dan bersoda dapat membuat anak terkena dehidrasi, apalagi di saat demam. Alasannya, akrea minuman berkafein dan bersoda memiliki kandungan zat diuretik yang mempercepat pembentukan urin sehingga anak menjadi lebih sering buang air. Hal ini dapat membahayakan khususnya bagi anak yang malas minum air. Sedangkan, makanan asam juga sebaiknya dihindari karena dapat memperparah peradangan pada anak.

Baca juga:

17. Memberikan vitamin C

Vitamin C memiliki efek anti inflamasi atau peradangan dan juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Berikan vitamin C sesuai dosis yang dianjurkan untuk meredakan panas demam anak.

18. Kontak skin to skin dengan anak

Kontak skin to skin atau kulit dengan kulit yang dilakukan antara orangtua dan anak memiliki efek psikologis menenangkan dan memberikan rasa nyaman pada anak. Dekaplah anak yang sedang demam agar ia lebih mudah untuk beristirahat.

Baca juga:

19. Memberikan pijatan pada anak

Pijatan dapat memperlancar peredaran darah dan memberikan rasa nyaman pada anak. Pijatan yang lembut pada anak dapat membantunya lebih mudah untuk beristirahat.

20. Memberikan obat penurun panas anak

Obat penurun panas pada anak adalah ibuprofen dan parasetamol. Berikan salah satu jenis obat ini sesuai dosis yang dianjurkan (jangan diberikan keduanya), atau sesuai dengan saran dari dokter anak.

Baca juga:

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan